Selamat Datang di Blog Moko Yuliatmoko

Senin, Maret 01, 2010

RAM (Random Access Memmory)

Pengertian
RAM : Merupakan jenis jenis memori yang dapat dibaca, diisi, dan diubah menurut kebutuhan.

Sifat RAM: 

RAM mempunyai sifat sementara. Sifat sementara ini maksudnya adalah jika terjadi mati listrik/tidak ada sumber tenaga maka data yang berada dalam RAM akan hilang.

Sruktur RAM

Struktur RAM dibagi menjadi empat bagian utama, yaitu :

  • Input Storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan melalui alat input. 
  • Program Storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diakses.
  • Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan menyimpan hasil pengolahan.
  • Output Storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output.

Berdasarkan struktur RAM tersebut, data yang diinput ke dalam sistem komputer akan ditampung ke dalam input storage, bila data dalam bentuk instruksi program maka akan dimasukkan ke dalam program storage, dan bila dalam bentuk data dan hasil pengolahan data maka akan dimasukkan ke working storage, kemudian sebelum data akan ditampilkan atau output maka akan disimpan ke dalam output storage.

Jenis-jenis RAM

Terdapat beberapa
jenis RAM yang beredar dipasaran hingga saat ini yaitu :

  1. FPM DRAM (Fast Page Mode Random Access Memory), RAM yang paling pertama kali ditancapkan pada slot memori 30 pin mainboard komputer, dimana RAM ini dapat kita temui pada komputer type 286 dan 386. Memori jenis ini sudah tidak lagi diproduksi.
  2. EDO RAM ( Extended Data Out Random Access Memory), RAM jenis ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa. Slot memori untuk EDO – RAM adalah 72 pin. Bentuk EDO-RAM lebih panjang daripada RAM yaitu bentuk Single Inline Memory Modul (SIMM). Memiliki kecepatan lebih dari 66 Mhz
  3. BEDO RAM (Burst EDO RAM), RAM yang merupakan pengembangan dari EDO RAM yang memiliki kecepatan lebih dari 66 MHz.
  4. SD RAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory), RAM jenis ini memiliki kemampuan setingkat di atas EDO-RAM. Slot memori untuk SD RAM adalah 168 pin. Bentuk SD RAM adalah Dual Inline Memory Modul (DIMM). Memiliki kecepatan di atas 100 MHz.
  5. RD RAM (Rambus Dynamic Random Access Memory). RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali digunakan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4.Slot Memori untuk RD RAM adalah 184 pin. Bentuk RD RAM adalah Rate Inline Memory Modul (RIMM). Memiliki kecepatan hingga 800 MHz.
  6. DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic RAM). RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi dengan menggandakan kecepatan SDRAM, dan merupakan RAM yang banyak beredar saat ini. RAM jenis ini mengkonsumsi sedikit power listrik. Slot Memori untuk DDR SDRAM adalah 184 pin, bentuknya adalah RIMM.

Memahami DDR2 & DDR3

Karena terdapat banyak pilihan memori yang berbeda, banyak perakit pemula yang keliru membeli modul memori. Memori DDR2 & DDR3 tidak kompatibel karena perbedaan spesifikasi, voltase kerja & penampilan yang berbeda. Meskipun demikian, memori itu memiliki jumlah pin yang sama, sehingga sulit untuk melihat perbedaannya secara langsung. Itulah sebabnya produsen memori telah mengubah alur yang ”pasti tida keliru” pada memori itu demi mencegah kekeliruan perakitan jenis memori yang berbeda di dalam motherboard. Pada saat merakit pengguna harus memcocokan takik pada modul memori dengan bagian yang menonjol pada slot memori.

Berikut ini adalah istilah teknis dalam memori :

  1. Memori clock :
    Merupakan kecepatan RAM bekerja pada suatu frekuensi yang biasanya diukur dengan Mhz,…
  2. RAM Bus :
    RAM bus merupakan kecepatan dimana RAM berkomunikasi dengan komponen lain
  3. Bandwith :
    Merupakan kapasitas memori dalam mentransfer data yang diukur dalam satuan MB/s,GB/s.
  4. CAS Latency :
    Meskipun mengambil informasi dari RAM terlihat sangat cepat bagi kita, banyak yang terjadi di baliknya. Data disimpan dalam bentuk matrik, jadi untuk mendapatkan suatu item tertentu pertama chip harus meminta barisnya, menunggu sebentar, meminta kolomnya, dan menunggu lagi.
    Akhirnya, data yang dibutuhkan diberikan kepada CPU.

Masing-masing waktu tunggu disebut latensi (latency), dan mereka biasanya dalam clock cycle. Salah satu latensi penting adalah CAS (Column Address Strobe), dan beragam jenis RAM bisa mempunyai nilai CAS 2, 2,5 atau 3. Semakin rendah angkanya menunjukkan semakin singkat waktu tunggu dan kinerja yang lebih baik.

“Dual channel” solusi untuk bandwith :

Tidak semua motherboard dapat menggunakan fitur “dual channel”. Hanya motherboard yang memiliki chipset tertentu. Fitur ini dapat menggandakan total bandwith karena mengembangkan sistem bus hingga 128 bit dari semula (pada single chanel) 64 bit. Untuk mengaktifkannya, pengguna harus memasang modul memori yang benar-benar sama pada lokasi yang telah ditentukan pada motherboard

0 komentar:

Posting Komentar