Selamat Datang di Blog Moko Yuliatmoko

Tampilkan postingan dengan label TKJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TKJ. Tampilkan semua postingan

Kamis, Februari 04, 2016

Cara Konversi Skema Partisi Harddisk (MBR ke GPT atau Sebaliknya) Tanpa Kehilangan Data

Sobat IT, suatu ketika penulis ingin melakukan upgrade sistem operasi di laptop yang penulis gunakan. Pada awalnya laptop tersebut menggunakan Windows 7 64 Bit, kemudian penulis ingin mengupgrade Windows yang digunakan menjadi Windows 8.1 64 Bit. Singkat cerita, proses instalasi pun berjalan. Namun, sampai pada langkah memilih partisi, muncul pesan error seperti ini, “Windows cannot be installed on this disk. The selected disk has an MBR partition table. On EFI systems, Windows can only installed on GPT disks.” Intinya, Windows 8.1 tidak bisa diinstall pada harddisk MBR, tetapi harus diinstall di harddisk GPT.
Tentu saja sobat bisa menebak apa yang penulis rasakan saat itu. Yaps, panik setengah mati! Otomatis di laptop penulis saat itu tidak ada sistem operasi yang terpasang. Akhirnya penulis langsung berpindah ke PC dan berselancar di Google untuk mencari solusi dari permasalahan ini. Nah, dalam tulisan kali ini penulis ingin berbagi mengenai pemecahan masalah tersebut.

Hal pertama yang harus sobat pahami adalah, “Apa itu MBR dan GPT?”
 Dalam dunia komputer, ada dua macam arsitektur partisi harddisk yang dikenal, yaitu MBR (Master Boot Record) dan GPT (GUID Partition Table). Perbedaan kedua arsitektur partisi tersebut terletak pada pemetaan sector harddisk secara cylinder-head-sector (CHS) ke dalam Logical block addressing (LBA).
MBR mendukung maksimal 4 partisi (3 partisi primer dan 1 partisi extended) dengan ukuran partisi sebesar 2 TB.
Pada perkembangannya, jumlah dan ukuran partisi yang sedemikian rupa dianggap tidak dapat memenuhi kebutuhan para pengguna komputer. Kemudian dikembangkanlah GPT yang mampu mendukung ukuran partisi lebih dari 2 TB. Jumlah partisi yang ditawarkan GPT pun lebih banyak, yaitu 128 partisi. GPT membutuhkan 1 partisi untuk Cakram dinamis dan 1 partisi untuk EFI-boot. Dengan demikian, skema partisi GPT lebih handal dalam masalah jumlah dan ukuran partisi.
Sekarang mari kita kembali ke permasalahan utama. Komputer dengan sistem operasi Windows XP atau Windows 7 harus menggunakan skema partisi MBR, sedangkan untuk Windows 8 ke atas (terutama untuk 64 bit) harus menggunakan skema partisi GPT. Kesimpulannya, jika komputer kita menggunakan Windows 7, kemudian ingin upgrade ke Windows 8.1 64 Bit, kita harus mengkonversi skema partisi harddisk yang kita gunakan dari MBR ke GPT. Begitu juga sebaliknya, apabila kita menggunakan Windows 8.1 64 bit dan ingin beralih ke Windows 7, kita harus mengkonversi skema partisi harddisk dari GPT ke MBR.
Ada beberapa cara untuk mengkonversi skema partisi harddisk. Cara pertama adalah dengan perintah Command Prompt ketika proses instalasi Windows (sebelum klik tombol Install Now). Penulis tidak menyarankan menggunakan cara ini karena mengandung risiko yang cukup fatal, yaitu data-data yang ada di harddisk akan hilang semua.

Cara kedua adalah dengan bantuan software pihak ketiga, dan cara ini jauh lebih aman karena data-data yang ada di dalam harddisk tidak akan hilang. Untuk mengkonversi skema partisi harddisk, penulis biasanya menggunakan MiniTool Partition Wizard Bootable CD.
Untuk mengkonversi skema partisi dari MBR ke GPT atau sebaliknya, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
PENTING!
Bagi para tunanetra, untuk melakukan langkah-langkah berikut ini harus dibantu oleh orang awas karena MiniTool Partition Wizard Bootable CD tidak bisa menggunakan screen reader.
 Download MiniTool Partition Wizard Bootable CD dari halaman ini. File berbentuk ISO.
  1. Burn file ISO tersebut ke dalam CD, DVD, atau flashdisk.
  2. Lakukan booting dari CD/DVD/flashdisk yang sudah terisi dengan MiniTool Partition Wizard Bootable CD.
  3. Setelah melakukan booting, maka sobat akan menemukan beberapa pilihan. Pilih menu Boot from Partition Wizard Boot Disc. Jika gagal, pilih menu Boot from Partition Wizard Boot Disc (Safe Mode).
  4. Pada tampilan berikutnya, sobat akan diminta memilih resolusi layar. Pilih 1024×768 (XGA).
  5. Setelah itu akan muncul layar utama MiniTool Partition Wizard Bootable CD. Pilih harddisk yang skema partisinya ingin dikonversi (harap berhati-hati, di sini sobat harus memilih harddisk, bukan partisi).
  6. Pada panel sebelah kanan, klik Convert MBR disk to GPT disk (apabila sobat ingin mengkonversi GPT ke MBR, klik Convert GPT disk to MBR disk. Pilihan akan menyesuaikan dengan skema partisi harddisk di komputer tersebut).
  7. Kemudian klik Apply. Tunggu prosesnya hingga selesai.
  8. Setelah proses selesai, tutup MiniTool Partition Wizard Bootable CD.
 Setelah melakukan langkah-langkah di atas, sobat sudah berhasil mengkonversi skema harddisk yang ada di komputer sobat. Kini sobat bisa menginstall sistem operasi yang sobat inginkan.
Selengkapnya...

Jumat, September 06, 2013

Topologi Tree


Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul atau node. Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7.
Keungguluan jaringan pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh,perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat. Menurut jeremyah joel, tapologi ini menggunakan banyak kabel dan di Backbone [Kabel terbawah] merupakan pusat dari tapologi ini
Selengkapnya...

Topologi Mesh

Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).
Berdasarkan pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 5(5-1)/2 = 10 kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak 5-1 = 4 port (lihat gambar).
Dengan bentuk hubungan seperti itu, topologi mesh memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
  • Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
  • Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
  • Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
  • Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Meskipun demikian, topologi mesh bukannya tanpa kekurangan. Beberapa kekurangan yang dapat dicatat yaitu:
  • Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
  • Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
  • Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.
Berdasarkan kelebihan dan kekurangannya, topologi mesh biasanya diimplementasikan pada komputer-komputer utama dimana masing-masing komputer utama tersebut membentuk jaringan tersendiri dengan topologi yang berbeda (hybrid network).
Selengkapnya...

Topologi Ring

Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin.
Pada Topologi cincin, masing-masing titik/node berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal disepanjang sirkulasinya, artinya masing-masing perangkat saling bekerjasama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian meneruskannya pada perangkat sesudahnya, proses menerima dan meneruskan sinyal data ini dibantu oleh TOKEN.
TOKEN berisi informasi bersamaan dengan data yang berasal dari komputer sumber, token kemudian akan melewati titik/node dan akan memeriksa apakah informasi data tersebut digunakan oleh titik/node yang bersangkutan, jika ya maka token akan memberikan data yang diminta oleh node untuk kemudian kembali berjalan ke titik/node berikutnya dalam jaringan. Jika tidak maka token akan melewati titik/node sambil membawa data menuju ke titik/node berikutnya. proses ini akan terus berlangsung hingga sinyal data mencapi tujuannya.
Dengan cara kerja seperti ini maka kekuatan sinyal dalam aliran data dapat terjaga. Kemampuan sinyal data dalam melakukan perjalanan disepanjang lingkaran adalah hal yang sangat vital dalam Topologi cincin.
Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi ring digunakan dalam jaringuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.
Selengkapnya...

Perbedaan WI-FI dan HotSpot



Sebenarnya bingung mau share tentang apa, dalam fikiran pun masih ragu ragu tentang apa itu Wifi dan hotspot, masih penasaran saja dan akhirnya jalan jalan ke Google untuk mencari Perbedaan Wifi Dan Hotspot, dan jadilah artikel ini :)

WiFi adalah kependekan dari Wireless Fidelity, digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11.

Awalnya WiFi ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel & Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.
Sedangkan Hotspot (titik aksesWi-Fi) adalah salah satu bentuk pemanfaatan teknologi Wireless LAN pada lokasi-lokasi publik seperti taman, perpustakaan, restoran ataupun bandara. Teknologi WLAN ini mampu memberikan kecepatan akses yang tinggi hingga 11 Mbps (IEEE 802.11 b) dan 54 Mbps (IEEE 802.11 g) dalam jarak hingga 100 meter.

Nah sekarang sudah tau kan sobat Perbedaan Wifi Dan Hotspot, Semoga Bermanfaat ya kawan.
Selengkapnya...

Selasa, Juli 30, 2013

Dumb Terminal

Sebelum memahami maksud dari email dengan subjek "dumb terminal", rasanya saya perlu tahu pengertian dumb terminal itu sendiri. Setelah melakukan  browsing..., saya memperoleh definisi sebagai berikut :

Terminal adalah piranti yang digunakan untuk berkomunikasi dengan komputer. Berdasarkan kemampuan pemrosesannya, terminal dibagi menjadi 3 yaitu :

  1. intelligent terminal : stand-alone piranti yang terdiri atas memori utama dan CPU
  2. smart terminal : piranti yang kemampuan pemrosesannya lebih rendah dari intelligent terminal, tapi lebih baik dari dumb terminal. Misalkan memiliki fitur "bold and blinking characters".
  3. dumb terminal : piranti yang digunakan untuk memasukkan, mentransmisikan data ke, dan menampilkan data dari komputer. Kemampuan pemrosesan piranti ini sepenuhnya tergantung pada komputer yang terhubung dengannya. Piranti ini seperti keyboard, mouse, dan monitor.
jadi intinya, dumb terminal adalah output device yang digunakan untuk berkomunikasi dengan komputer dengan mengandalkan kemampuan pemrosesan dari komputer terkoneksi secara sepenuhnya.

"Masalah" yang ingin dibahas adalah, bagaimana caranya menghubungkan beberapa output device (monitor, keyboard, mouse) ke satu PC? dan bagaimana caranya agar satu PC dapat diakses secara simultan oleh beberapa device yang terpisah?

dari referensi yang dikasih dimilis, http://www.khairilthegreat.web.id/2007/09/satu-cpu-multiple-monitor-multiple-user.html,

disitu disebutkan masalah tersebut bisa saja dilakukan. yakni dengan melakukan sedikit konfigurasi dengan bantuan software Thinsoft Betwin.

Di blog tersebut disebutkan bahwa kita tidak hanya dapat menghubungkan beberapa device ke satu komputer, bahkan kita juga bisa membuatnya menjadi PC dengan multiple OS sekaligus yakni dengan menggunakan VMWare (kalo ini sudah pernah denger, yaitu semacam bikin virtual OS) 


Referensi :
1. http://www.webopedia.com/TERM/D/dumb_terminal.html
2. http://www.thedumbterminal.co.uk/services/tidy.shtml
3. http://www.beritanet.com/search.php?text=definisi%20dumb%20terminal
4. http://foldoc.org/?dumb+terminals
5. http://www.khairilthegreat.web.id/2007/09/satu-cpu-multiple-monitor-multiple-user.html
Selengkapnya...

Rabu, November 21, 2012

Pengumpulan Tugas XII TKJ

Aturan pengumpulan Tugas Mengadministrasi server dalam jaringan

  1. Tugas dijilid sesuai kelompok masing-masing.
  2. Beri nama penyusunnya.
  3. Dikumpulkan paling lambat tanggal 24 November 2012 Pukul 09:00 WIB
Selengkapnya...

Jumat, November 16, 2012

Tugas XII TKJ

Teruskan Tugas tentang instalasi server menggunakan Debian dan diketik langkah-lankgahnya di MS Word.

Cetak dan jilid kumpulkan paling lambat tanggal 24 November 2012 Pukul 08:00 WIB

Untuk Keamanan Jaringan silakan unduh disini  dan kerjakan di rumah/warnet.
Beri Nama Lengkap dan Email yang berlaku.
Syarat mengerjakan harus terhubung dengan internet.
Selengkapnya...

Rabu, Oktober 03, 2012

Teknik Komputer dan Jaringan 2010 Satu

NO
NIS
NAMA
1
9268
ADHAM BURHAN AMALY
2
9264
3
9265
4
9266
5
9267
6
9268
7
9269
8
9270
9
9271
DODIET PRIAMBODO
10
9272
DWI FEBRIYANTI
11
9273
12
9274
13
9275
14
9276
15
9277
JUMIATI
16
9278
17
9679
18
9280
19
9281
20
9282
21
9283
MUHAMMAD IMAM RAMA D
22
9284
23
9285
24
9286
PENI NALA SARI
25
9287
26
9291
27
9289
28
9290
29
9291
30
9292
SILVIA ANDRIYANI
31
9293
32
9294
33
9295
SUNU PRAYOGA
34
9296
35
9297
TRIONO
36
9298
37
9299
38
9300
Selengkapnya...